Silaturahim Penderes: Rasa Seduluran yang Tak Pernah Luntur, Sinambi Ngopi dan Guyub

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa kental dalam silaturahmi para penderes getah pinus Desa Watuagung. Bertempat di salah satu rumah warga, beberapa penderes berkumpul untuk saling berbagi cerita, ngopi bareng, dan menumbuhkan semangat seduluran selawase.

Kedatangan salah satu petugas perhutani (Bapak Suwaryo) yang juga Anggota BPD Desa Watuagung,  disambut dengan kabar gembira bahwa sebagian pohon pinus telah “dibobok” lebih awal oleh Kang Partin dan Kang Yudi. Sementara itu, Kang Gufron belum sempat ikut karena belum ada waktu longgar, Kang Sarmin pun terpaksa absen karena kondisi kesehatannya sempat drop dan harus menjalani perawatan selama dua malam di klinik Pak Kodirun. Ia disebut mengalami gejala tipes, namun kini sudah mulai membaik.

Momen ini juga dimanfaatkan untuk berdiskusi dan memberikan himbauan ringan terkait potensi lanjutan panenan getah pinus. Pasca rampungnya masa panen warga, para penderes kini memiliki waktu yang lebih longgar untuk menjalin kerjasama dengan Perhutani. Harapannya, wilayah wilayah lain seperti Tlaga, Grubug, dan Siwukan bisa mulai dibuka (bobok) agar produksi getah meningkat secara maksimal.

Kebersamaan seperti ini bukan hanya soal obrolan santai, melainkan wujud nyata dari semangat brayan antar warga. Guyub rukun jadi modal penting dalam menjaga kesejahteraan penderes sekaligus mendukung kelestarian hutan pinus demi kesejahteraan warga sekitar kawasan hutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *