
Tambak – Puskesmas Tambak I Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, resmi menggelar kegiatan Pembekalan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pemulihan berbahan pangan lokal pada Rabu–Kamis, 22–23 April 2026. Acara ini berlangsung di Aula Puskesmas Tambak I mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB, dengan melibatkan Ketua TP PKK dan kader posyandu dari desa-desa wilayah kerja.
Undangan yang ditandatangani Kepala Puskesmas Tambak I, dr. Harry Widyatomo, M.M., menegaskan pentingnya peran kader dalam meningkatkan gizi masyarakat, khususnya ibu hamil berisiko dan balita dengan berat badan maupun tinggi badan kurang.
Dari Desa Watuagung, Kepala Desa Tirin menerbitkan surat tugas kepada Ketua TP PKK Imas Masitoh bersama sejumlah kader posyandu, di antaranya Sri Tuswanti, Friska D, Mujiyati, Siti Munawaroh, Surini, Siti Rohayati, Asiyah, Umi Nurhayati, Suparni, Tusianti, Dewi M, dan Febri R. Mereka hadir sebagai wakil desa untuk mengikuti pelatihan dengan penuh tanggung jawab.
Pelatihan PMT kali ini menekankan prinsip pemberian makanan tambahan bagi:
- Ibu hamil dengan risiko kekurangan energi kronis (KEK)
- Balita dengan berat badan kurang
- Balita dengan gizi kurang menurut tinggi badan
Selain teori, peserta juga diperkenalkan dengan menu berbahan pangan lokal yang bergizi dan mudah diolah, seperti siomay, brolee boom, buko pandan, dan garang asem.
Melalui kegiatan ini, Puskesmas Tambak I berharap kader posyandu dan TP PKK mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di lapangan. Dengan keterampilan menyusun menu sehat berbasis pangan lokal, masyarakat desa diharapkan semakin mandiri dalam menjaga gizi keluarga.
Program PMT ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat sehat, kuat, dan berdaya melalui pemanfaatan pangan lokal. (Siti R – Kader Posyandu)


jangan lupa buka juga info desa watuagung di sini https://www.youtube.com/channel/UCNG9kwN3soqbzAZouER6szQ/