Watuagung, 18 September 2025 — Dalam semangat kepedulian dan kebersamaan, Muslimat NU Ranting Watuagung turun langsung ke lapangan untuk memberikan bantuan sosial kepada warga yang terdampak bencana longsor dan kecelakaan motor. Kegiatan ini berlangsung di beberapa titik di Desa Watuagung, termasuk Grumbul Siwarak, Wangkal, dan Kr Joho.
Rombongan Muslimat NU yang dipimpin oleh Bu Saminah menyambangi rumah-rumah warga yang terdampak, seperti Bapak Sugeng Riyadi (RT 001/003), Bapak Suparno (RT 003/006), dan Bapak Tukiran (RT 03/008). Tak hanya itu, mereka juga menjenguk Fatma, seorang anggota IPPNU yang mengalami kecelakaan motor sepulang dari kegiatan Anjangsana Triwulanan di Wringin (Grumbul Siwukan).
“Bantuan ini bukan sekadar program, tapi wujud cinta dan rasa sayang kami kepada sesama,” ujar Bu Saminah dengan penuh haru. Ia menegaskan bahwa nilai kepedulian jauh lebih penting daripada nominal bantuan yang diberikan.
Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Ansor Mas Zainurrohman dan Mas Fuad, didampingi oleh Bapak Tirin serta Babinkamtibmas Bapak Aipda Yarham yang ikut mengawal jalannya kegiatan. Kehadiran mereka menambah semangat solidaritas antar organisasi masyarakat dalam menghadapi musibah.
Selain memberikan bantuan materiil, Bu Saminah juga menyampaikan doa dan motivasi kepada para korban agar tetap tabah dan bangkit. “Semoga di balik musibah ini ada hikmah besar, keberkahan rezeki, umur, dan keturunan yang saleh dan salihah,” tuturnya.
Rombongan Muslimat NU yang turut serta: Bu Saminah; Bu Uswatun KH; Bu Pujian T; Bu Rusini
Di akhir kunjungan, Bu Saminah menyampaikan pesan mendalam: “Kebersamaan itu indah.” Ia berharap bencana ini bukanlah hukuman, melainkan ujian atau peringatan agar semua pihak lebih peduli dan bersyukur.
Warga menyambut hangat kedatangan rombongan dengan penuh rasa terima kasih. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang ditunjukkan menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai kemanusiaan tetap hidup di tengah masyarakat.
