Watuagung, Banyumas — Hujan deras yang mengguyur sejak pagi hari Senin, 19 September 2022, pukul 10.00 WIB hingga malam pukul 19.30 WIB, telah menyebabkan bencana longsor susulan di wilayah RT 001/RW 003 Desa Watuagung Kecamatan Tambak. Kejadian ini menambah duka bagi warga yang sebelumnya telah terdampak longsor pada Kamis, 11 September 2025.
Bapak Suwaryo, warga setempat, melaporkan bahwa longsor kembali terjadi di lokasi yang sama, tepat di sebelah rumah Bapak Sugeng Riyadi. Meski pembersihan telah dilakukan dengan bantuan alat berat, proses evakuasi tanah belum selesai. Hujan yang sangat deras memicu pergerakan tanah kembali, menyebabkan longsor sekitar pukul 17.05 WIB.
“Kami mohon bantuan alat berat (diperpanjang) agar proses evakuasi bisa diselesaikan. Tanah masih labil dan berpotensi longsor lagi,” ujar Bapak Suwaryo dalam laporannya kepada BPBD dan Pemerintah Kabupaten Banyumas lewat telepon genggamnya.
Tak hanya di RT 001/003, longsor juga melanda wilayah RT 007/RW 004. Material longsor menutup total akses jalan desa, membuat kendaraan roda dua dan empat tidak bisa melintas. Laporan dari Aipda Yarham, Babinkamtibmas setempat, menyebutkan bahwa jalan Desa Gedang Wetan (penghubung antara grumbul jenggul dan Ketos) kini tertutup total.
“Warga yang hendak melintasi jalur menuju Ketos terpaksa harus memutar balik. Jalan belum bisa dilalui,” jelas Aipda Yarham dalam laporannya malam itu.
Meski bencana ini membawa kesulitan, semangat gotong royong dan kepedulian antarwarga tetap menyala. Tidak ada korban jiwa dilaporkan, namun kondisi medan yang berat dan cuaca yang belum bersahabat membuat proses penanganan menjadi tantangan tersendiri.
Kades watuagung bapak tirin menyampaikan: “Kami mengajak seluruh pihak, baik pemerintah daerah, relawan, maupun masyarakat luas, untuk turut serta membantu proses evakuasi dan pemulihan. Mari kita jaga keselamatan bersama dan saling menguatkan dalam menghadapi bencana ini“.

