7 Agustus 2025 | Oleh: Lintang Pramudito
Watuagung, 5 Agustus 2025 –Kelompok Wanita Tani (KWT) Sekar Wangi di Desa Watuagung mengikuti kegiatan pemberdayaan masyarakat yang digelar oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Kegiatan ini berfokus pada pelatihan pembuatan alat komposter sederhana sebagai solusi pengelolaan sampah organik rumah tangga.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai pentingnya mengelola sampah organik secara mandiri melalui teknologi tepat guna yang mudah diterapkan. Salah satu solusinya adalah komposter sederhana berbahan dasar ember bekas. Komposter ini terdiri dari dua ember—satu sebagai wadah utama kompos dan satu lagi sebagai penampung pupuk organik cair (POC).
Mahasiswa menjelaskan secara rinci proses pembuatan alat komposter, mulai dari melubangi ember bagian atas agar air dari proses pengomposan bisa menetes ke bawah, hingga memasang keran kecil pada ember bawah sebagai saluran pengeluaran POC. Proses ini dinilai sederhana, murah, dan bisa dilakukan siapa pun di rumah.
Kegiatan ini diikuti oleh delapan orang anggota KWT Sekar Wangi yang tampak antusias. Mereka tidak hanya menyimak penjelasan, tetapi juga langsung praktik membuat komposter secara berkelompok. Harapannya, komposter ini dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi sampah organik dan memproduksi pupuk alami untuk pertanian lokal.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN turut mendorong terciptanya lingkungan yang bersih dan budaya hidup ramah lingkungan di Desa Watuagung, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam kegiatan pemberdayaan desa.