Mahasiswa KKN Unsoed 2025 Gagas Program Peduli Sampah di Embung Watuagung

12 Juli 2025 | Oleh: Lintang Pramudito

Watuagung, Tambak — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) periode Juli 2025 – Agustus 2025 yang tergabung dalam Divisi Lingkungan tengah mempersiapkan program kepedulian lingkungan di kawasan embung masyarakat Desa Watuagung. Program ini fokus pada pengelolaan sampah sebagai upaya mendorong perilaku hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya memilah dan mengelola sampah dengan baik, terutama di area publik seperti embung yang kerap menjadi tempat berkumpul masyarakat.

> “Kami ingin memulai langkah kecil yang berdampak besar. Dimulai dari membiasakan membedakan antara sampah organik dan anorganik, serta menyediakan tempat sampah yang sesuai,” ujar Dandi salah satu mahasiswa dari Divisi Lingkungan.

 Persiapan Tempat Sampah 

Sebagai bagian dari tahapan awal program, saat ini tim mahasiswa KKN Unsoed tengah melakukan proses pengecatan dan pelabelan tempat sampah. Tempat sampah tersebut akan ditempatkan di beberapa titik strategis di sekitar kawasan embung, dengan pembagian kategori organik dan anorganik untuk memudahkan masyarakat dalam memilah sampah sejak dari sumbernya.

Adapun kegiatan utama dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 26 Juli 2025, yang akan difokuskan pada pemasangan tempat sampah yang telah dipersiapkan sebelumnya, sekaligus menjadi momentum edukatif untuk mengajak warga bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan embung secara berkelanjutan.

 Langkah Nyata untuk Lingkungan Desa

Program ini menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa KKN Unsoed 2025 dalam mewujudkan Desa Watuagung yang bersih dan ramah lingkungan. Tak hanya berfokus pada kegiatan fisik, para mahasiswa juga mengedepankan pemberdayaan pola pikir dan kebiasaan warga untuk menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan. Dengan kolaborasi antara pemerintah desa, warga, dan mahasiswa, Watuagung terus bergerak menuju desa yang sadar lingkungan, sehat, dan nyaman bagi semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *