Watuagung, 12 Juli 2025 — Langit Desa Watuagung malam itu terasa berbeda. Cahaya lampu menyatu dengan semarak sholawat, dan Mushola Al Barokah dipenuhi jamaah dari berbagai penjuru. Dalam semangat memperingati Haul Mbah Ibrahim, masyarakat Grumbul Karangwangkcal menyelenggarakan sebuah acara akbar yang penuh makna: Pengajian Umum dan Gema Sholawat, sekaligus menjadi momen Khotmil Qur’an dan Tasyakuran Mushola Al Barokah.
Acara dibuka sejak pukul 08.00 WIB dengan Pengajian Umum bersama Bp. Kyai Mohamad Soleh dari Selenagara, Sumpiuh. Jamaah larut dalam tausiyah yang membahas pentingnya menjaga akhlak dan meneladani perjuangan para ulama. Suasana Mushola terasa syahdu—hening yang bukan karena kosong, melainkan karena hati yang penuh perenungan.
Saat malam datang, Mushola kembali dipenuhi gemuruh penuh cinta kepada Rasulullah. Bersama Gus Mabni Rukhama (Gus Ahong) dan iringan merdu dari Grup Hadroh AS Salam, lantunan sholawat menggema dengan semangat kebersamaan. Jamaah dari berbagai usia larut, beberapa menitikkan air mata haru, lainnya tersenyum dalam syukur.
Bertempat di Mushola Al Barokah, RT 04/06, Grumbul Karangwangkal, Kecamatan Tambak, acara ini bukan hanya menjadi syiar keagamaan, tapi juga simbol kekompakan warga dalam menjaga warisan spiritual.
Dengan nuansa panggung megah yang diterangi cahaya hijau, memberikan nuansa khidmat dan damai. Para penampil dan tokoh duduk di atas panggung, sementara jamaah memenuhi area Mushola Al Barokah, menyimak dengan penuh antusias.
Acara ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai keagamaan dan tradisi tak lekang oleh zaman. Semangat warga dalam melestarikan ajaran Mbah Ibrahim adalah warisan tak ternilai yang terus hidup di Mushola Al Barokah dan hati masyarakat Watuagung.

