Koperasi Nira Agung Sejahtera Kembangkan Laru Organik untuk Gula Kelapa: Ramah Alam, Ramah Petani

Watuagung, 29 Juli 2025 — Dalam upaya meningkatkan kualitas produksi gula kelapa sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan, Koperasi Nira Agung Sejahtera Desa Watuagung menggelar kegiatan pelatihan pembuatan laru organik khusus bagi para penderes. Kegiatan ini berlangsung tepat pukul 12.55 siang dan disambut antusias oleh pelaku usaha lokal.

Laru organik merupakan bahan fermentasi alami yang digunakan dalam proses pembuatan gula kelapa, menggantikan larutan kimia yang selama ini umum dipakai. Dengan komposisi yang ramah lingkungan—berupa 4 kg kapur/gamping, 3 kg kulit manggis, dan 200 liter air bersih—laru ini diaduk hingga merata, lalu dibiarkan semalam sebelum siap dipakai oleh penderes di lapangan.

Program ini merupakan hasil kerja sama koperasi dengan mitra swasta PT Bangkit Gaya Kersindo (BDK.CORP), sebagai bagian dari proyek penguatan ekonomi desa berbasis kelapa. Selain mengedukasi soal bahan dan teknik pembuatan laru organik, koperasi juga menyediakan fasilitas bahan baku dan wadah produksi, sehingga penderes bisa langsung menerapkan ilmunya.

Menurut Bapak Andri S, salah satu Pengurus Koperasi Nira Agung Sejahtera, “Laru organik bukan hanya memperpanjang masa simpan nira, tapi juga membantu menghasilkan gula yang lebih bersih, lebih wangi, dan lebih sehat. Ini penting untuk meningkatkan nilai jual dan daya saing produk lokal.”

Dengan dukungan penuh masyarakat dan kemitraan yang strategis, Desa Watuagung terus membuktikan bahwa keberlanjutan bisa dimulai dari dapur petani, “Koperasi bukan sekadar wadah usaha, tetapi juga ruang inovasi”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *