Atasi Sampah Sembarangan, KKN 024 UIN Saizu Hadirkan Tempat Pembakaran

Watuagung – Mahasiswa KKN 024 UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) menghadirkan TPS (Tempat Pembakaran Sampah) di RT 7A/RW 01 sebagai upaya mengurangi kebiasaan warga membuang sampah sembarangan. Peresmian TPS dilaksanakan pada Jumat, 14 Agustus 2026, dan dihadiri oleh Kepala Desa, Ketua RT 7A, serta masyarakat setempat.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi dan menghentikan kebiasaan warga membuang sampah sembarangan di lahan kosong, pinggir jalan, maupun aliran sungai. Dengan adanya TPS, warga memiliki tempat untuk mengelola sampah agar tidak kembali menumpuk dan mengganggu lingkungan sekitar.

Peresmian diikuti sekitar 30 warga RT 7A. Setelah peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai penggunaan TPS dan simulasi pembakaran sampah. Warga juga turut mengikuti kegiatan dengan antusias, terutama saat penjelasan mengenai cara menggunakan tempat pembakaran sampah secara langsung.

“Bagi masyarakat, dampaknya ya berdampak positif. Yang tadinya sampah itu berserakan, bahkan itu mengganggu, aliran air juga. Nantinya bisa benar-benar bermanfaat. Jadi yang tadinya sampah-sampah itu tidak terarah. Paling tidak itu mengurangilah. Syukur bisa… bisa total,” ujar Sugiyo selaku tokoh masyarakat RT 7A.

Warga juga memberikan respon positif setelah melihat langsung fasilitas yang berada di lingkungan mereka. “Alhamdulillah senang banget, Mbak. Senang, ya, senang banget. Pokoknya terima kasih banget pada ini, teman-teman KKN. Alhamdulillah juga kok tempatnya di wilayah kami ya, di lingkungan kami. Jadi, mudah-mudahan kedepannya ini jadi lingkungan yang bersih dari sampah. Mudahan-mudahan bermanfaat,” ujar Sunar selaku Ketua RT 07A.

Pemerintah Desa turut memberikan dukungan terhadap keberadaan TPS tersebut. Program ini dinilai dapat dilanjutkan apabila manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. “Untuk kelanjutan untuk di pemerintahan desa, nanti kita kalau benar-benar ini manfaatnya banyak di warga, insyaallah kami dari pemerintahan desa menindaklanjuti program panjenengan untuk di masyarakat Desa Watuagung. Begitu,” ujar Kepala Desa. Peresmian TPS menjadi salah satu upaya warga RT 7A bersama KKN 024 UIN Saizu untuk menangani persoalan sampah di lingkungan sekitar. Keberadaan tempat pembakaran tersebut diharapkan dapat mengurangi sampah yang sebelumnya dibuang di lahan kosong, pinggir jalan, hingga aliran sungai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *