
Dalam kurun waktu tiga hari berturut-turut, Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, mengalami tiga kejadian bencana alam yang disebabkan oleh hujan deras. Berikut adalah rangkuman kejadian dan penanganan yang telah dilakukan:
Kamis, 6 November 2025 – Tiang Listrik Roboh Menimpa Rumah Warga
Hujan deras yang mengguyur wilayah desa menyebabkan robohnya tiang listrik dengan nomor pal PLN: GB 07 244 U137. Tiang tersebut menimpa rumah milik Bapak Suharno, warga RT 005 RW 004. Kerusakan terjadi pada bagian pagar dan emperan rumah yang terbuat dari baja ringan.
Penanganan instalasi listrik telah dilakukan oleh pihak PLN. Namun, warga masih membutuhkan bantuan berupa ganti rugi untuk perbaikan kerusakan rumah.
Sabtu, 8 November 2025 – Tebing Longsor Menimpa Rumah Warga
Hujan deras yang berlangsung dari pukul 13.17 WIB hingga 19.45 WIB menyebabkan tebing longsor di RT 004 RW 003, tepatnya menimpa rumah Bapak Sapon Muhlani. Kejadian berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB malam hari.
Tebing dengan tinggi 7 meter dan lebar 8 meter tersebut mengakibatkan tembok rumah retak dan terancam jebol. Kerugian diperkirakan mencapai Rp3.000.000. Bantuan yang dibutuhkan meliputi:
- Pembuangan material longsor
- Bantuan sembako
- Material untuk perbaikan rumah
Minggu, 9 November 2025 – Longsor Menutup Akses Jalan ke Curug Cimawur
Hujan yang terjadi dari pukul 15.00 WIB hingga 19.20 WIB menyebabkan longsor di RT 002 RW 003, tepat di depan rumah Bapak Paryo. Material longsor menutup akses jalan menuju Curug Cimawur, dengan waktu kejadian sekitar pukul 18.00 WIB.
Penanganan segera diperlukan untuk membuka kembali akses jalan dan mencegah dampak lanjutan terhadap mobilitas warga.
Pemerintah Desa Watuagung mengimbau seluruh warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama di musim penghujan. Koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan untuk mempercepat penanganan dan pemulihan.


