
Watuagung, 14 Agustus 2025 — Sore kemarin, antara pukul 14.00 hingga 16.30 WIB, lapangan Plawetan Desa Watuagung menjadi pusat latihan upacara dalam rangka menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia. Meski belum melibatkan barisan lengkap, suasana tetap khidmat dan penuh semangat.
Latihan difokuskan pada komandan pleton, grup paduan suara, dan para calon petugas upacara. Kepala Desa Watuagung turut terjun langsung sebagai inspektur upacara, menunjukkan komitmen dan teladan dalam persiapan kegiatan kenegaraan ini.
Latihan diikuti oleh 38 peserta dari berbagai unsur: Ketua BPD dan anggota, perangkat desa, Babinsa dan Babinkamtibmas, Danton dan anggota Linmas, PKK RW 003, Karang Taruna, IPNU-IPPNU, Ketua RW 003, serta masyarakat sekitar. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan cinta tanah air tetap hidup di tengah masyarakat.
Pelatih dari Babinsa dan Babinkamtibmas melakukan evaluasi langsung di tengah dan akhir kegiatan. Evaluasi dilakukan dengan suasana santai, sambil menikmati makanan / jaburan khas Watuagung dan badeg (nira) asli—hidangan tradisional yang mempererat kebersamaan.
Persiapan telah mencapai 65%. Gladi bersih sekaligus latihan terakhir akan dilaksanakan pada Sabtu, 16 Agustus 2025. Sebelum itu, warga akan bergotong royong melanjutkan merapikan lapangan, memasang tarub, dan menghias dengan umbul-umbul.
Panitia mengingatkan agar buah pohon pucung (dipinggir lapangan) yang sudah masak segera diturunkan. Karena jika dibiarkan, buah bisa jatuh dan membahayakan saat pelaksanaan upacara.
Grup drumband mendapat tugas adanya penambahan instrumen khusus disela upacara, yaitu adanya iringan untuk musik instrumen “tanda kebesaran (dibuka dan ditutup). Penambahan ini diharapkan menambah kesan khidmat dan megah. (Suwaryo-BPD)
