Sima’an Al-Qur’an 30 Juz Khataman ke-10 Menjadi Pelabuhan Jiwa di Mushola Darussalam

Watuagung, 29 Agustus 2025 — Di bawah langit Ketos yang teduh, Mushola Darussalam, Watuagung, Tambak, menjadi saksi sebuah majelis agung yang menggema dengan lantunan ayat suci. Pada Jum’at Pon yang penuh berkah, digelar Sima’an Al-Qur’an 30 Juz Khataman ke-10, sebuah perhelatan spiritual yang menghadirkan kehangatan, kekhusyukan, dan kebersamaan.

Dipimpin oleh sosok perempuan tangguh nan lembut, Nyai Hj. Laely Badriyah, S.Sy., M.Pd., acara ini menjadi titik temu antara ilmu, iman, dan cinta terhadap Al-Qur’an. Beliau hadir bersama rombongan yang turut memperkuat suasana, Bu Lilis, pegawai KUA Kecamatan Tambak; Bu Sugiyem, M.Pd., Ketua Muslimat PAC Tambak; Ibu Saminah, Ketua Muslimat Watuagung; Para santri putri dari Ponpes Al Hidayah Kauman Tambak, penderek Ibu Nyai; Bapak Kyai Mukhrodin, M.Pd., pendamping spiritual; Bapak Kyai Mansur, pengasuh Mushola Darussalam

Dalam sesi Mauidhoh Hasanah, Kyai Mukhrodin, M.Pd. menyampaikan pesan-pesan yang menggugah hati. Dengan gaya tutur yang hangat dan membumi, beliau mengajak jamaah untuk membuka cakrawala baru dalam menjalani kehidupan, menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat sejati yang menenangkan jiwa.

“Membaca Al-Qur’an adalah amalan yang paling dicintai oleh Allah. Dibaca kapan saja, ia akan terasa nyaman dan indah. Bahkan jika kita membacanya sambil diniati belajar, kesalahan pun akan diampuni, karena kesempurnaan hanya milik Allah,” tutur beliau, dalam menyampaikan fadilah membaca Al-Qur’an.

Suasana khidmat terpancar dari wajah-wajah para jamaah, terutama para ibu dan santri yang duduk bersila, menyimak dan melantunkan ayat demi ayat dengan penuh cinta. Dalam balutan mukena putih dan hijab warna-warni, mereka bukan hanya membaca, tetapi juga meresapi makna yang terkandung di dalamnya.

Acara ini bukan sekadar rutinitas keagamaan, melainkan momentum spiritual yang memperkuat ikatan antarwarga, memperdalam kecintaan terhadap Al-Qur’an, dan menjadikan Mushola Darussalam sebagai pelabuhan jiwa yang menenangkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *