Penyaluran beras ketahanan pangan di Desa Watuagung memasuki hari kedua, Jumat (25/07/2025), sebagai lanjutan dari kegiatan Kamis sebelumnya yang belum menyasar 334 KPM. Sejak pagi, antusiasme warga terlihat jelas—mereka mulai berdatangan sejak pukul 06.30 untuk mengambil nomor antrean, sementara petugas baru datang di kantor balai desa mulai pukul 07.30.

Proses distribusi kali ini terasa berbeda. Salah satu petugas desa mengungkapkan bahwa baru kali ini pembagian beras bisa berlangsung santai, tak seperti biasanya yang diwarnai antrean panjang di halaman balai desa, karena kali ini yang dibagikan cuma sedikit. Kolaborasi antara pemdes dan petugas menjadi kunci kelancaran. Data yang belum lengkap dari hari sebelumnya (NIK tanpa RT-RW) sempat menjadi tantangan, namun langsung ditangani oleh Kasi Kesra dan tim melalui pencocokan manual dengan data kependudukan dengan melakukan scan barkode terlebih dahulu.
Kasi Kesra bahkan sudah aktif sejak subuh, mengingatkan RW setempat agar warga segera mengambil undangan yang telah dikirim via WhatsApp. Salah satu kutipannya:
“Undangan KPM RW 01, 04, 05 di meja ku, mbok wargane ana sing jukut nu wis tek WA maring RW-an,” (05.39 WIB).
Ini menggambarkan betapa aktifnya pihak desa dalam memastikan bantuan benar-benar sampai kepada yang berhak.

Hingga pukul 16.11, suasana balai desa masih ramai dengan aktivitas penyaluran. Pukul 17.00, kegiatan akhirnya ditutup dengan total 25 KPM belum mengambil haknya, menyisakan sekitar 500 Kg beras.