Watuagung, 19 Juli 2025 — Proses pembangunan jembatan di Jalan Mahameru Barat, tepatnya di wilayah RW 002 Gedang Kulon, Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, kini resmi dimulai. Jembatan yang sebelumnya mengalami kerusakan dan roboh akibat usia dan faktor cuaca ini, akhirnya mendapat perhatian dan mulai dikerjakan kembali.
Dalam pantauan di lapangan, tampak alat berat mulai melakukan proses pembersihan dan pengangkatan puing-puing jembatan lama yang roboh. Sejumlah pekerja terlihat aktif mengatur lokasi pembangunan, dibantu warga sekitar yang turut menyaksikan proses awal pembangunan tersebut.
Jembatan ini merupakan akses penting bagi warga RW 02 dan sekitarnya, menghubungkan permukiman warga dengan jalur utama desa, fasilitas umum, serta area pertanian. Sejak jembatan tersebut rusak, warga harus menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh dan sempit.
Menurut keterangan salah satu tokoh masyarakat, pembangunan ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah desa, warga, dan dukungan dari berbagai pihak. “Kami sangat berharap pembangunan ini berjalan lancar dan bisa segera selesai, karena jembatan ini sangat dibutuhkan untuk kelancaran aktivitas sehari-hari,” ujar Pak Rohmat, warga sekitar.
Proyek pembangunan ditargetkan selesai dalam beberapa minggu ke depan, tergantung kondisi cuaca dan distribusi material. Pemerintah desa juga menghimbau warga untuk berhati-hati di sekitar lokasi proyek dan mendukung kelancaran pembangunan demi kepentingan bersama.
