Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas—Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Kedung Abang menunjukkan respons tanggap dan kolaboratif dalam menghadapi banjir yang melanda wilayah tersebut pada Kamis, 11 September 2025.

Banjir yang dipicu oleh hujan deras mirip musim rendeng menyebabkan aliran air sungai meluap dan mengganggu distribusi air bersih ke sejumlah RT. Beberapa titik seperti RW 7 dan RT 006/006 sempat mengalami hambatan aliran, bahkan warga menyebut debit air sangat besar hingga membuat perbaikan saluran menjadi sulit.
Namun, berkat koordinasi cepat antara Ketua Pamsimas Achmadi dan tim lapangan seperti Turisno dan Supardi, proses pemulihan mulai dilakukan sejak dini hari. Tim melakukan pengecekan dan perbaikan saluran di titik-titik kritis seperti Kedung Gua dan titik lainnya. Meskipun tantangan teknis cukup berat, semangat gotong royong warga menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan.
Pemulihan Aliran Air Bersih
- Beberapa wilayah seperti Karang Joho dan Mbatur mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan aliran air.
- Perbaikan dilakukan tanpa menunggu instruksi formal, menunjukkan inisiatif tinggi dari warga dan pengurus Pamsimas.
- Saluran yang sempat tersumbat kini mulai mengalir kembali, meski belum sepenuhnya normal.
Ketua Pamsimas Kedung Abang (Achmadi) menyampaikan bahwa jika perbaikan belum maksimal, tim siap melakukan evaluasi dan perbaikan ulang. “Banjir besar memang menyulitkan, tapi kita tidak boleh menyerah. Air bersih adalah kebutuhan utama,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa solidaritas dan aksi cepat dari komunitas lokal mampu mengatasi dampak bencana dengan efektif. Pamsimas Watuagung tak hanya menyediakan air bersih, tapi juga menjadi simbol kekuatan warga dalam menghadapi krisis.
