Mahasiswa KKN Unsoed 2025 Ajak Warga Watuagung Lebih Waspada Terhadap Rokok Ilegal

13 Juli 2025 | Oleh: Lintang Pramudito

Watuagung, 13 Juli 2025 – Tahukah Anda bahwa tidak semua rokok yang beredar di pasaran itu legal? Beberapa di antaranya bahkan tidak memiliki pita cukai resmi, dijual dengan harga lebih murah, dan tanpa pengawasan kesehatan. Inilah yang menjadi perhatian serius para mahasiswa KKN Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) 2025 yang tengah melaksanakan pengabdian di Desa Watuagung.

Sebagai bagian dari Program Kerja (Proker) Bidang Ekonomi, para mahasiswa akan mengadakan kegiatan Edukasi Gempur Rokok Ilegal pada tanggal 14, 15, dan 16 Juli 2025. Sasaran utama kegiatan ini adalah pedagang warung di seluruh wilayah Desa Watuagung, khususnya yang menjual produk tembakau.

Mengapa Harus Peduli Rokok Ilegal?

Rokok ilegal seringkali tidak memiliki pita cukai, atau menggunakan pita palsu. Hal ini bukan saja melanggar hukum, tetapi juga berisiko besar terhadap kesehatan masyarakat. Rokok tanpa pengawasan resmi bisa mengandung zat berbahaya yang melebihi batas, bahkan diproduksi tanpa standar keamanan.

Selain itu, peredaran rokok ilegal menyebabkan kerugian negara, karena pajak yang seharusnya masuk untuk pembangunan justru hilang. Dalam skala lokal, ini juga bisa merusak persaingan usaha yang sehat antar pedagang.

Apa yang Akan Dilakukan Mahasiswa?

Para mahasiswa KKN akan melakukan edukasi dari warung ke warung dengan pendekatan ramah dan bersahabat. Bentuk kegiatan antara lain:

  • Menjelaskan ciri-ciri rokok ilegal secara sederhana (misal: tanpa pita cukai, pita cukai palsu, atau harga yang mencurigakan murah)
  • Membagikan poster edukatif yang dapat ditempel di warung agar warga juga tahu
  • Mengajak pedagang dan warga untuk lebih kritis dan berhati-hati saat membeli maupun menjual rokok

Harapan untuk Watuagung

Dengan edukasi ini, mahasiswa berharap masyarakat Watuagung bisa lebih sadar hukum dan sehat secara ekonomi. Pedagang yang sebelumnya tidak tahu, menjadi lebih bijak. Pembeli pun bisa memilih produk yang aman dan legal.

Yang lebih besar lagi, kegiatan ini diharapkan bisa menjadi langkah awal menuju desa yang sadar hukum, mandiri secara ekonomi, dan peduli terhadap keberlangsungan usaha warga.

Mari dukung kegiatan ini demi desa yang lebih maju dan sehat secara ekonomi!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *