
Watuagung, 22 Agustus 2025 — Di tengah semarak Hari Kemerdekaan, kabar membanggakan datang dari Desa Watuagung, Kecamatan Tambak. Seorang pelajar berbakat, Farih Aklil Kayyis Muhtar, Siwa MIN 2 Banyumas / MIN Watuagung (putra Bpk. Muchtarudin Ahmad – ibu Siti Ma’rifah gedang wetan) berhasil mengukir prestasi nasional dengan meraih medali perunggu dalam Olimpiade Siswa Merdeka 2025, untuk mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia.
Ajang bergengsi yang digelar secara nasional pada 16–17 Agustus 2025 ini mempertemukan ribuan siswa berprestasi dari seluruh penjuru Indonesia. Di antara mereka, Farih tampil cemerlang, membuktikan bahwa semangat belajar dari desa tertinggal mampu bersaing di panggung nasional.
Keberhasilan Farih menjadi sumber kebanggaan bagi banyak pihak di Watuagung. Meski tanpa seremoni atau hadiah khusus, semangat dan dukungan moral dari lingkungan sekitar menjadi bahan bakar penting dalam perjalanan prestasinya. Warga dan perangkat desa turut bersuka cita, menyambut kabar ini sebagai bukti bahwa potensi anak desa tak kalah bersinar.
Prestasi ini juga menjadi pengingat bahwa pendidikan berkualitas dan semangat juang bisa tumbuh di mana saja—termasuk di desa watuagung – desa dipinggiran hutan pinus yang sederhana namun penuh harapan.
Dengan trofi di tangan dan semangat yang tak padam, Farih membawa pesan kuat: bahwa mimpi besar bisa tumbuh dari akar yang sederhana. Ia menjadi inspirasi bagi teman-teman sebaya di MIN 2 Banyumas dan generasi muda lainnya untuk terus belajar, berani mencoba, dan percaya pada kemampuan diri.