Watuagung, 11 September 2025 — Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Watuagung sejak malam hari telah memicu bencana tanah longsor di beberapa titik pada Kamis dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB. Meski tidak ada korban jiwa, sejumlah rumah warga, akses jalan, dan fasilitas umum mengalami kerusakan cukup serius.
Berikut beberapa lokasi terdampak:
- Grumbul Siwarak RT 01 RW 03
Tembok belakang rumah Bapak Sugeng Riyadi jebol. Material longsor menutup sebagian jalan kabupaten penghubung Siwukan–Siwarak. - Grumbul Karang Wangkal RT 03 RW 06
Rumah Bapak Suparno mengalami jebol tembok dan atap ambruk akibat luapan air. Warga sekitar membantu evakuasi. - Jalan Desa Siwukan–Kedungeyang (Silangut)
Tebing setinggi 10 meter longsor, menutup seluruh badan jalan. Pohon pinus tumbang memperparah kondisi. - Jalur Karangdadap–Karangjambe
Longsoran tanah menutup badan jalan desa tanpa jalur alternatif. - RT 003 RW 008 (Rumah Bapak Tukiran)
Talud sepanjang 10 meter ambruk, menyeret sebagian dapur rumah. Retakan tanah menunjukkan potensi longsor susulan. - Jalur menuju Binangun RT 03 RW 003
Longsoran tebing mengancam badan jalan desa, berisiko lumpuh total jika tidak segera ditangani. - RT 008 RW 002 (Depan Masjid Nur Jadid)
Tebing longsor menutup badan jalan di depan masjid. Tidak ada korban jiwa.
Warga telah melakukan pembersihan awal secara swadaya dan mendata warga terdampak. Pemerintah Desa Watuagung telah melaporkan dan mengajukan permohonan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Camat Tambak.
Kepala Desa Watuagung, Tirin, menyampaikan harapan agar pemerintah daerah dan instansi terkait segera memberikan perhatian dan bantuan. Warga desa menunjukkan solidaritas tinggi dalam menghadapi bencana ini, saling membantu dan tetap waspada terhadap potensi longsor susulan.
