Semangat Mahameru: Kadus IV dan RW 10 Turun Tangan di Tengah Kabut

Watuagung, Tambak — Gerimis menggantung dan kabut melayang pelan di jalur Wringin–Mahameru, namun itu tak menghalangi semangat Kadus IV dan Ketua RW 10 Desa Watuagung bersama rombongan untuk kembali menyemai kepedulian lewat aksi bersih-bersih lingkungan.

Kegiatan ini jadi bukti nyata bahwa gotong royong bukan sekadar slogan. Dari ujung jalur, terlihat Kadus IV bersama Ketua RW 10 dan Linmas RT 007/010 bahu-membahu membuka jalan yang mulai tertutup semak dengan melkukan penyemprotan supaya dihari pelaksanaan gotong rorong bersama (20-21 Juli 2025), jalan sudah mudah dilewati.

Ketua RW 10 (bapak Pairin) beserta rombongan yang sudah sejak siang tampak menyusuri jalan tanah dengan perlengkapan sederhana—semprotan dan wadah hijau. Semua itu dilakukan bukan karena tugas, melainkan karena kecintaan terhadap desa dan alamnya.

Lokasi kegiatan berada di jalur vital yang menghubungkan area Wringin dan Mahameru. Jalur ini tak hanya digunakan warga untuk aktivitas harian, tapi juga menjadi rute kecil penuh pesona yang harus terlihat bersih dan lega.

Kabut yang turun memberi kesan magis. Di balik dedaunan basah, semangat warga terus berpendar. Aksi ini menjadi bukti dan bukan sekadar bersih-bersih. Ini adalah tanda kesiapan, kekompakan, dan kebangkitan semangat warga menyambut momen Krapyak Mahameru, yang akan menjadi wadah syukur dan refleksi bersama di hari Senin, 21 Juli 2025.

Mari terus dukung gerakan kecil nan tulus ini—karena Watuagung bukan hanya indah secara alam, tapi juga hangat dalam kebersamaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *