14 Juli 2025 | Oleh: Lintang Pramudito
Watuagung, Juli 2025 — Terletak di ujung utara Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Desa Watuagung adalah salah satu desa yang menyimpan keindahan alam, kekayaan budaya, serta potensi masyarakat yang luar biasa. Desa ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Kebumen di sebelah timur dan Kabupaten Banjarnegara di utara. Letaknya yang berada di daerah perbukitan hingga pegunungan menjadikan Watuagung sebagai desa yang memiliki karakteristik geografis unik dan udara yang sejuk.
Desa Watuagung terbagi ke dalam 4 dusun, terdiri atas 10 Rukun Warga (RW) dan 73 Rukun Tetangga (RT), yang tersebar di lebih dari 45 grumbul atau perkampungan kecil. Dengan luas wilayah sekitar 5.124,79 hektar, desa ini memiliki kekayaan lahan pertanian dan hutan produksi yang masih sangat potensial untuk dikembangkan.
Penduduk dan Kehidupan Sosial
Watuagung dihuni oleh sekitar 12.481 jiwa, terdiri dari 6.369 laki-laki dan 6.112 perempuan. Sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani dan penderes gula kelapa, sementara sisanya tersebar di berbagai profesi seperti pedagang, pegawai negeri, wiraswasta, serta pekerja migran di luar daerah hingga luar negeri.
Mayoritas warga memeluk agama Islam, disertai dengan keberadaan satu vihara yang menunjukkan adanya keberagaman agama di tengah masyarakat. Hubungan sosial antar pemeluk agama pun terjalin dengan baik, mencerminkan nilai gotong royong dan toleransi yang dijunjung tinggi oleh masyarakat desa.
Fasilitas dan Sarana Desa
Watuagung telah memiliki beberapa fasilitas umum yang menunjang kehidupan masyarakat, antara lain:
- Puskesmas Pembantu untuk layanan kesehatan dasar
- 14 masjid dan 69 mushola, serta 1 vihara
- Lembaga pendidikan mulai dari TK, SD/MI, hingga warga yang menempuh pendidikan lebih tinggi di luar desa
Meski terletak di daerah yang cukup terpencil, semangat warga untuk tetap mendapatkan akses pendidikan dan kesehatan cukup tinggi.
Potensi Alam dan Pertanian
Dengan ketinggian wilayah antara 60 hingga 800 meter di atas permukaan laut, Watuagung dikelilingi oleh bukit dan pegunungan, termasuk Gunung Mahameru (770 mdpl). Wilayah ini juga memiliki embung dan curug (air terjun) seperti Curug Simawur dan Curug Pedut yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi objek wisata alam.
Lahan pertanian di Watuagung cukup luas, terdiri atas:
- 92 ha sawah irigasi
- 1.111 ha tegalan/lahan kering
- 1.014 ha hutan produksi
Kondisi ini mendukung desa untuk menjadi salah satu penghasil komoditas pertanian, termasuk gula kelapa yang menjadi andalan banyak petani lokal.
Menuju Desa Berkembang dan Maju
Dengan potensi alam, sosial, dan ekonomi yang dimiliki, Desa Watuagung terus berbenah menuju desa yang berkembang dan mandiri. Program-program dari pemerintah, kerja sama dengan universitas, hingga peran aktif warga menjadi kunci penting dalam menggerakkan pembangunan desa secara berkelanjutan.
Melalui pengenalan profil ini, diharapkan masyarakat maupun pihak luar dapat lebih mengenal Watuagung, serta turut mendukung kemajuan desa secara bersama-sama.
