
Di balik bentangan sawah hijau yang membentang luas, tampak sebuah bukit menjulang anggun di kejauhan. Bukit itu adalah Bukit Mahameru, sebuah permata alam yang terletak di kawasan hutan Perhutani Kedu Selatan dan masuk wilayah Desa Watuagung, Kecamatan Tambak.
Bukit Mahameru bukan sekadar latar pemandangan. Ia adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Tambak. Semua desa di kecamatan ini berada di sisi selatan bukit, menjadikannya penanda arah sekaligus simbol kebersamaan antara alam dan manusia.
Bukit Mahameru menyimpan potensi besar sebagai destinasi wisata alam dan edukasi lingkungan. Vegetasi hutan yang masih alami, udara sejuk, serta jalur pendakian yang menantang menjadikannya tempat ideal untuk kegiatan hiking, fotografi alam, dan pembelajaran ekosistem hutan.
“Bukit Mahameru bukan hanya milik Watuagung, tapi milik seluruh masyarakat Tambak. Ia adalah kebanggaan kita bersama,” ujar salah satu tokoh masyarakat.
Nama Mahameru sendiri mengandung makna tinggi dan agung. Meski bukan gunung tertinggi seperti Mahameru di Jawa Timur, bukit ini tetap menjadi titik tertinggi di wilayah selatan Tambak, dan menyimpan pesona yang tak kalah memikat.
Dengan keindahan alam yang autentik dan semangat gotong royong masyarakat, Bukit Mahameru siap dikenal lebih luas. Mari kita jaga, lestarikan, dan promosikan bersama—karena dari Tambak, keindahan bisa menjulang ke seluruh penjuru negeri.