Hujan Mulai Turun, Warga Watuagung Diminta Waspada Longsor

Watuagung, 27/10 – Hujan yang mulai turun di wilayah Desa Watuagung patut disyukuri karena membawa harapan bagi pulihnya sumber-sumber air yang selama musim kemarau mengalami penurunan debit. Namun di balik berkah tersebut, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tanah longsor, pohon tumbang, dan meningkatnya debit aliran sungai. Berdasarkan koordinasi para pengurus pamsimas kedung abang, hujan mulai turun merata di sejumlah wilayah pada akhir Oktober 2026.

Kepala Desa Watuagung mengimbau seluruh warga, khususnya yang berada di sekitar tebing, lereng, dan bantaran sungai, agar lebih memperhatikan kondisi lingkungan masing-masing.

“Alhamdulillah hujan yang telah lama dinantikan akhirnya turun. Namun saya mengajak seluruh warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan tanah longsor dan bahaya lain yang dapat muncul saat awal musim hujan. Jika melihat retakan tanah, pohon miring, atau tanda-tanda longsor, segera laporkan kepada pemerintah desa atau pengurus lingkungan.”

Selain kewaspadaan terhadap longsor, pengurus Pamsimas Kedung Abang bersama warga juga mulai melakukan pemantauan dan pengamanan pipa penyuplai air bersih yang berada di sepanjang aliran sungai ijo. Langkah ini penting karena meningkatnya debit air berpotensi menyeret atau merusak jaringan pipa apabila terjadi banjir. Rencana peninjauan sungai dan pengondisian pipa penyuplai juga telah menjadi bagian dari upaya antisipasi yang dilakukan pengurus.

Pemerintah Desa Watuagung mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan, saling mengingatkan, dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan selama musim hujan.

“Waspada bukan berarti takut, tetapi siap menghadapi kemungkinan yang ada demi keselamatan bersama.”

Kondisi air Pamsimas di akhir Oktober 2026 Klik disini ==> https://youtu.be/xhniZuNdcho

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *